POULTRYINDONESIA, Jakarta – Produk hilir dari peternakan itik berupa telur asin, rupanya diminati oleh pasar Internasional. Hal ini terbukti dengan adanya ekspor telur asin ke sejumlah negara diantaranya Singapura, Hong Kong, Jepang, Malaysia, Amerika Serikat, Australia dan Uni Emirat Arab. Pengiriman itu dilakukan oleh UD. Surya Abadi, selaku produsen telur asin yang bermarkas di Karawang Barat, Jawa Barat.
Baca juga : Pelaku UMKM Ciptakan Varian Produk Asal Telur Asin
Rully Lesmana, Direktur UD. Surya Abadi mengaku keberhasilan dalam menembus pasar Internasional bukanlah proses instan. Ia mengungkapkan telah melakukan berbagai macam inovasi, agar menghasilkan telur asin yang nikmat serta berkualitas. “Bahkan saya pernah mencampurkan penyedap rasa saat mengeramkan telur asin, namun hasilnya malah tidak karuan,” terangnya ketika mengisi acara seminar ‘Inovasi Teknologi Peternakan dan Veteriner 2021’ yang diadakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian, via Zoom Meeting, pada hari Rabu (17/11).
Ia menegaskan bahwa standarisasi dalam pengelolaan telur asin adalah sesuatu yang harus diterapkan, agar menghasilkan telur asin yang berkualitas, dan memudahkan dalam mendapatkan legalitas baik dalam bentuk Nomor Kontrol Veteriner ( NKV) maupun sertifikat halal dari MUI.
“Standarisasi itu membuat proses produksi tertata dengan baik mulai dari awal penerimaan barang, proses produksi, pengemasan bahkan sampai pada pencatatan produk akhir,” terangnya.
Ia mencontohkan standar dalam penerimaan telur misalnya, telur yang diterima bukan dari hasil penetasan, telur berasal dari farm yang diketahui asal usulnya, umur telur tidak boleh lebih dari tiga hari dan secara periodik dilakukan uji laboratorium per tiga bulan.
“Contoh lain adalah pencucian telur dan pengeringan telur. Telur dicuci dengan air hangat dan digosok memakai busa. Setelah dicuci diletakkan di egg tray plastik, dengan posisi ujung yang lancip di bagian bawah, lantas telur disemprot desinfektan dengan komposisi 1 liter air bersih ditambah dengan 10 ml desinfektan, selanjutnya telur dikeringkan dengan kipas angin,” pungkasnya.