POULTRYINDONESIA, Jakarta – Tantangan pada dunia kesehatan tentu tak akan ada habisnya, baik pada manusia maupun hewan. Dunia kesehatan yang terus berkembang akan terus menghadapi tantangannya tersendiri. Berkaca dari pandemi Covid-19 yang melanda dunia, kebutuhan akan sarana dan prasarana laboratorium yang memadai tentu semakin meningkat. Untuk menjawab tantangan tersebut, VNU Asia Pacific menggelar seminar tentang teknologi laboratorium di Hotel Santika Premiere, Kamis (16/3).
Peneliti vaksin dan obat-obatan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Masteria Yunovilsa Putra yang hadir sebagai narasumber banyak memaparkan mengenai prospek dari layanan tes laboratorium di Indonesia. Ia mengatakan bahwa perkembangan pesat ditunjukkan ketika pandemi Covid-19 melanda dan kebutuhan akan laboratorium kesehatan semakin tinggi. Laboratorium kesehatan yang dulunya bisa dihitung dengan jari, kini mulai menjamur. Meski begitu, laboratorium di Indonesia masih sangat terbatas.
“Laboratorium kesehatan di Indonesia sebelum pandemi Covid-19 jumlahnya masih sedikit. Ketika pandemi terjadi, munculah banyak laboratorium kesehatan akibat tingginya permintaan akan tes kesehatan. Namun, permasalahannya adalah masih banyak laboratorium di Indonesia yang tidak tersertifikasi ISO untuk mendemonstrasikan kompetensi teknis dan untuk memastikan keakuratan hasil pengujian,” jelasnya.
Menjawab tantangan yang ada, Thailand LAB CONNECT, yang diselenggarakan oleh VNU Asia Pacific hadir sebagai wadah wadah bagi industri laboratorium untuk bertemu, memamerkan produk, dan mencari apa-apa saja yang dibutuhkan untuk mendukung pelayanannya. Thailand LAB INTERNATIONAL akan diselenggarakan bersamaan dengan BIO Asia Pacific and Future INTERNATIONAL 2023 selama tiga hari dari tanggal 6-8 September 2023 di Bangkok International Trade & Exhibition Centre (BITEC), Bangkok, Thailand.
Anucha Parnpichate, selaku Project Manager of VNU Exhibitions Asia Pacific, mengatakan bahwa pameran ini akan memberi wawasan kepada para pengunjung dan peserta pameran mengenai tren, teknologi, dan solusi terbaru di industri laboratorium dan kesehatan. Thailand LAB INTERNATIONAL 2023 juga memberikan peluang besar bagi Indonesia untuk berjejaring dengan para pemain utama di industri ini dan mendapatkan peluang bisnis.
Baca Juga: Industri Pengolahan Daging Optimis Bertumbuh, Meski Dunia Mengalami Resesi
“Thailand LAB INTERNATIONAL 2023 merupakan integrasi platform teknologi dan inovasi untuk industri laboratorium, ilmu hayati, dan kimia dalam satu atap. Menyediakan wadah untuk para pemangku kepentingan di industri laboratorium dan perawatan kesehatan untuk mengeksplorasi peluang bisnis yang potensial. Dengan begitu, hal ini dapat menciptakan pembangunan berkelanjutan yang berkontribusi pada masyarakat dan meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ujar Anucha.
Dengan konsep “The Integration of Technology and Innovation Platforms for Laboratory, Life Sciences and the Chemical Industry in the Asia Pacific Region”, Thailand LAB INTERNATIONAL, Bio Asia Pacific, dan FutureCHEM INTERNATIONAL siap menawarkan solusi bagi para pelaku industri laboratorium dan kesehatan serta kebutuhannya terkait bahan kimia. Peserta juga dapat menjelajahi berbagai teknologi, mulai dari Labtech, Biotech, Medtech, Digital Health, Precision Medicine, Biopharma, Smart Health Services, hingga Chemical Solutions.
Tahun ini, lebih dari 200 perusahaan terkemuka dari industri terkait, baik lokal maupun internasional, akan bergabung dan memamerkan lebih dari 500 merk produknya. Acara ini diharapkan dapat menarik lebih dari 10.000 pengunjung, pembeli potensial, dan peserta seminar selama tiga hari.
Untuk informasi lebih lanjut tentang Thailand LAB INTERNATIONAL dan Bio Asia Pacific 2023, silakan kunjungi situs acara di www.thailandlab.com / www.bioasiapacific.com