Himpunan Mahasiswa Peternakan Appaloosa (HMP APPALOOSA) melakukan kegiatan pengabdian (bakti sosial) di Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali
POULTRYINDONESIA, Boyolali – Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta (HMP UNS) bersama Himpunan Mahasiswa Peternakan Appaloosa (HMP APPALOOSA) melakukan kegiatan pengabdian (bakti sosial) di Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Sabtu-Minggu (22-23/8).
Menurut Ketua Pelaksana, Ibnu Fath Zarkasi, secara filosofis, pengabdian masyarakat merupakan wujud konkret dari penerapan ilmu (axiology) yang bersifat siklus (cyclic) atau umpan balik (feedback), sehingga apabila dilaksanakan dengan baik, benar, sistematis dan konsisten (sesuai peta jalan dan rencana strategis), maka hasilnya bukan hanya memberdayakan dan memandirikan masyarakat serta menguatkan daya saing bangsa, tetapi akan semakin membangun (mengkonstruksi) dan menguatkan pendidikan dan penelitian.
“Pengabdian yang kami lakukan di Desa Urutsewu terangkai dalam 2 kegiatan besar yaitu edukasi literasi serta pemberdayaan pada sektor peternakan,” jelas Ibnu.
Baca Juga: CPI Gelar Bazaar Ramadhan dan Bakti Sosial
Masih menurut Ibnu, program edukasi literasi disajikan dengan mengajak anak-anak untuk belajar mengenai pentingnya budaya literasi. Sebagai penunjang literasi anak-anak Desa Urutsewu, pihaknya mendirikan Perpustakaan Desa Urutsewu dengan berisikan buku ensiklopedia, buku pengetahuan umum, serta buku-buku lain termasuk majalah peternakan seperti majalah Poultry Indonesia yang dapat menambah wawasan para warga desa.
Selanjutnya, pada kegiatan sektor peternakan yang dilakukan adalah penyuluhan mengenai manajemen reproduksi ternak sapi potong dengan narasumber Dr. Ahmad Pramono, S.Pt., MP. yang merupakan dosen Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian UNS. Hal yang menjadi dasar dilaksanakan kegiatan ini adalah keluhan beberapa warga yang memiliki ternak sapi dalam kondisi siklus estrus yang tidak stabil sehingga mengakibatkan sulit untuk bunting kembali.
Selain itu, dilakukan juga praktik pembuatan pupuk kompos dengan pengarahan langsung oleh praktisi sekaligus alumni Mahasiswa Peternakan UNS, yaitu Reza Achmad Bachtiar, S.Pt. Kegiatan tersebut mendapat antusias tinggi dari warga desa dan pada akhir praktik, pihak penyelenggara acara juga memberikan produk pupuk jadi sebanyak 100 kilogram. Acara lalu ditutup dengan kegiatan penyerahan perpustakaan secara simbolis oleh Dr. Prasetya Adi Wisnu Wibowo, S.S., M.Hum selaku ketua Ikatan Alumni Pascasarjana UNS.  
“Keberhasilan dari kegiatan ini tidak terlepas dari peranan universitas serta Ikatan Alumni Pascasarjana UNS yang selalu memberikan dukungan penuh dari mulai persiapan hingga hari pelaksanaan tiba,” ujar Ibnu.