Foto bersama dalam acara kunjungan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) ke fasilitas PT Putra Perkasa Genetika (PPG di Gunung Sindur, Bogor
POULTRYINDONESIA, Bogor – Indonesia terus berupaya mengurangi ketergantungan pada impor dalam sektor peternakan, khususnya dalam penyediaan bibit unggas. Salah satu langkah signifikan dalam mewujudkan tujuan tersebut adalah pengembangan bibit unggas lokal oleh PT Putra Perkasa Genetika (PPG).
Dalam kunjungannya ke fasilitas PPG di Gunung Sindur (16/2), Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Agung Suganda menyampaikan kebanggaannya atas capaian PPG dalam menyediakan bibit unggas lokal, terutama bebek.
Baca juga : PT Satwa Medika Utama Ekspansi ke Pasar Pakistan
“Alhamdulillah, Indonesia sudah tidak lagi mengimpor bibit bebek dari luar negeri. PPG telah membuktikan bahwa kita mampu menghasilkan bibit unggas berkualitas yang siap bersaing di tingkat lokal dan global,” ungkapnya kepada Poultry Indonesia. Meskipun untuk ayam, terutama broiler dan layer, Indonesia masih mengimpor bibit dalam jumlah tertentu, Dirjen PKH yakin bahwa PPG mampu mempercepat pengurangan ketergantungan tersebut.
Sebagai tambahan, Dirjen PKH juga mengungkapkan bahwa pemerintah sedang merancang klaster peternakan unggas terintegrasi yang bertujuan untuk menyatukan seluruh proses peternakan, mulai dari bibit, pakan, budidaya, hingga pengolahan produk. “Dengan integrasi yang melibatkan bahan baku lokal, kami berharap dapat menciptakan sistem yang lebih efisien dan berdampak positif pada perekonomian lokal,” katanya. Pemerintah juga berharap PPG dapat berkontribusi lebih besar dalam penyediaan bibit unggas yang berkualitas untuk memenuhi permintaan pasar.
Renaldy Anggada, Direktur Utama PPG menyatakan rasa terima kasih atas dukungan pemerintah dalam pengembangan bibit unggas lokal. “Dukungan pemerintah sangat penting, baik dari segi sertifikasi dan pendampingan. Kami berusaha untuk terus meningkatkan kualitas genetik unggas lokal, agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor,” ujar Renaldy.
Ia menambahkan bahwa fasilitas PPG yang tersebar di beberapa lokasi di Indonesia, seperti Cisoka, Boyolali, dan Lampung, sudah memenuhi standar internasional dalam produksi bibit unggas. Selain itu, Renaldy juga menjelaskan bahwa PPG kini memproduksi bibit unggas dalam jumlah besar, baik untuk ayam broiler, layer, maupun bebek.