Program vaksinasi pada breeding dapat mencegah penularan penyakit CAV secara vertikal
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Beberapa upaya pencegahan penularan secara vertikal ini bisa dilakukan dengan dilakukan vaksinasi pada peternakan pembibitan atau breeding.  Vaksinasi bisa dilakukan beberapa minggu sebelum masa produksi, yang bisa dimulai pada ayam usia 6 minggu. Vaksinasi pada induk ayam ini bertujuan agar agar antibodi dengan titer yang protektif terbentuk untuk mencegah anak ayam tertular penyakit CAV.
Aktivitas vaksinasi tidak dianjurkan di negara yang tidak ditemukan kasus karena vaksin yang diberikan berupa vaksin hidup. Vaksinasi Chicken Anemia Virus di Indonesia sudah dilaksanakan hanya pada peternakan pembibitan saja, yaitu dengan menggunakan vaksin aktif komersial yang berasal dari luar negeri. Pemberian biasanya secara intramuskuler dengan dosis bervariasi berdasarkan anjuran produsen.
Baca Juga : Vaksinasi In Ovo di Modern Hatchery
Kontrol terhadap penyakit dapat dilakukan dengan menerapkan beberapa langkah, di antaranya dengan biosekuriti yang ketat perlu diterapkan untuk mencegah infeksi awal pada grand parent stock (GPS). Sistem perkandangan yang tertutup perlu diterapkan untuk mengurangi penularan dari luar kandang. Namun perlu diingat bahwa pada sistem perkandangan yang tertutup dengan populasi yang terlalu padat akan meningkatkan peluang terjadinya infeksi secara horizontal.
Virus penyebab penyakit Chicken Anemia Virus (CAV) merupakan virus yang tahan terhadap panas, etil eter, dan kloroform. Virus ini juga bersifat stabil pada pH 3 selama 3 jam, serta menjadi inaktif pada temperatur 1000C selama 15 menit dan larutan 50% fenol selama 5 menit.  Virus penyebab Chicken Anemia ini merupakan suatu virus yang berukuran kecil dengan diameter 19-24 nm dan tergolong virus ssDNA atau single stranded deoxyribonucleic acid. Oleh karena itu dalam mengeradikasi penyakit CAV perlu dilakukan pengapkiran ayam karier untuk mencegah transmisi secara vertikal, terutama pada ayam yang mengalami hambatan pertumbuhan dan menunjukkan gejala kepucatan.
Artikel ini adalah kutipan dari artikel lengkap dari Majalah Poultry Indonesia edisi November 2019 dengan judul “Cegah Chicken Anemia Virus Sebelum Terlambat”. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153