POULTRYINDONESIA, Jakarta – Herbal merupakan sebuah tanaman yang memiliki senyawa dengan ragam manfaat. Khasiat yang mujarab tersebut tidak hanya diperuntukkan manusia, melainkan kepada hewan ternak. Dengan kekayaan ragam tanaman herbal di Indonesia, sangat disayangkan apabila hal tersebut tidak dimanfaatkan dengan maksimal.
Hal tersebut mendorong PT. Farmsco Feed Indonesia berkolaborasi dengan PT. Seribu Cita Bayanaka menggelar “Farmsco e-learning part-17” dengan tema “Potensi dan Pemanfaatan Herbal di Perunggasan” yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom, pada Jumat (27/5).
Baca juga : Lebih Dekat dengan Genetik Lokal Ayam Sentul Asli Jabar
Acara dimulai dengan sambutan Fauzan Latief sebagai Commercial Director PT. Seribu Cita Bayanaka. Dirinya mengatakan bahwa potensi herbal di Indonesia sangat luar biasa. Harapannya, herbal dapat dioptimalisasi lebih baik untuk industri kesehatan hewan dan peternakan.
“Berdasarkan rilis dari Kementerian Pertanian menjelaskan bahwa 30.000 spesies dari 40.000 spesies tanaman herbal di dunia itu berada di Indonesia. Semoga ke depan produk herbal itu menjadi salah satu yang memiliki peran besar dalam tata kelola produksi perunggasan. Semoga gke depan produk gerbal menjadi lebih besar dan bisa menjadi salah satu natural gwoth promoter yang baik dan dapat terukur,” kata Fauzan.
Sambutan dilanjutkan oleh Wahyu Ismoyo selaku Marketing Technical Support PT. Farmsco Feed Indonesia. Dirinya menuturkan bahwa acara ini diselenggarakan untuk mengekspos mengenai potensi tanaman herbal di Indonesia untuk diaplikasikan kepada produksi unggas.
“Seperti yang kita ketahui, Indonesia merupakan sebuah negara yang kaya akan tanaman herbal. Dalam acara ini harapannya, semoga dapat memperkaya ilmu kita mengenai pemanfaatan herbal untuk sektor perunggasan,” tutur Wahyu.
Nasiruddin Miftahul Firdaus selaku Direktur Sales PT. Ganeeta Formula Nusantara, menerangkan bahwa herbal memiliki nilai manfaat baik untuk mendukung kehidupan yang sehat. Kandungan yang dapat dimanfaatkan antara lain minyak atsiri, flavonoid, curcuminoid, saponin, tannin, alkaloid dan gingerol.
“Fungsi pada herbal ada 5 poin yang utama. Pertama sebagai immunomodulator, kemudian sebagai anti bakterial, anti inflamasi, antioksidan, kemudian sebagai hepatroprotector,” terang Nasiruddin.
Selanjutnya, drh. M. Riza Muzakki selaku Customer Care dan Technical Development Farmsco, memaparkan, sudah sewajarnya hewan ternak sebagai mahluk hidup mengeluarkan hormon stres dengan sendirinya. Masalahnya, apabila stres tersebut tidak dikendalikan maka akan menyebabkan oksidatif stres dan akan mengalami kerusakan sel.
“Sebagai immunomudolator, herbal akan menghambat peningkatan level ROS (Reactive Oxygen Species) atau oksidatif stres yang dihasilkan dari metabolisme dari tubuh ayam, sehingga ayam yang menkonsumsi herbal akan sehat,” papar Riza.