POULTRYINDONESIA, Bogor – Suasana penuh semangat dan haru sangat terasa saat memasuki Kampus IPB University, Bogor. pada Sabtu (5/7/2025). Dimana ribuan alumni dari Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) kembali berkunjung ke kampus tercinta. Dengan semangat kebersamaan, mereka mengikuti parade jalan santai menuju Gedung Graha Widya Wisuda (GWW), lokasi utama berlangsungnya Vet Vaganza 2025, reuni akbar yang digelar oleh Ikatan Alumni FKH IPB (IKA FKH IPB).
Vet Vaganza 2025 menjadi ruang temu lintas generasi, dari angkatan 1 hingga angkatan 57, termasuk alumni program S1, Diploma, Pasca Sarjana, PPDH, dan civitas akademika SKHB. Tak kurang dari 1.600 peserta tercatat hadir tahunan ini.
Ketua Panitia Vet Vaganza 2025, drh. Rohi, menjelaskan bahwa acara ini tidak hanya menjadi wadah nostalgia, tetapi juga sebagai upaya membangkitkan kembali semangat perjuangan masa kuliah.
“Kami ingin menciptakan suasana santai, cair, namun penuh makna. Banyak dari kita yang datang membawa kerinduan akan kebersamaan dan memori masa kuliah. Kita hadirkan kembali suasana kelas, klinik, bahkan pertunjukan teater dan kabaret khas mahasiswa SKHB yang dulu pernah menghidupkan kampus,” ungkap drh. Rohi.
Tak hanya diramaikan oleh pentas seni dan hiburan, Vet Vaganza juga menjadi momen reflektif. Para peserta diajak mengenang dan mendoakan para dosen serta tenaga pendidik yang telah wafat. Di sela-sela acara, juga dilakukan peluncuran B Vet Foundation, pembacaan Kesepakatan Bersama Alumni FKH IPB, serta pemberian penghargaan kepada alumni berprestasi.
Salah satu momen yang menyentuh adalah ketika Agung Suganda, Dirjen PKH dianugerahi penghargaan sebagai Alumni dengan Kontribusi Terbaik dalam Bidang Ketahanan Pangan Nasional. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam memperkuat ketahanan pangan melalui kepemimpinannya di sektor peternakan.
“Saya merasa sangat terhormat menerima penghargaan ini. Semoga bisa menjadi penyemangat bagi teman-teman alumni lainnya untuk terus berkarya dan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Agung.
Tak kalah istimewa, Irfan Hakim, seorang publik figur sekaligus pecinta hewan, juga menerima penghargaan sebagai Duta Animal Welfare. Penghargaan ini merupakan pengakuan dan apresiasi atas konsistensinya dalam menyuarakan perlindungan hewan dan edukasi publik tentang pentingnya kesejahteraan hewan di berbagai platform media yang ia miliki.
“Saya bukanlah siapa siapa, saya hanya berpikir hewan itu tidak minta untuk dipelihara, jadi saya merasa bertanggung jawab atas kebutuhan hidup hewan-hewan yang saya pelihara. Award ini untuk kita semua yang konsisten menyuarakan pentingnya memperlakukan hewan dengan layak dan manusiawi,” ucap Irfan.
Sementara itu, Ketua IKA FKH IPB, drh. Gunadi Setiadarma, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting pasca-pandemi untuk menyatukan kembali semangat alumni dan memperkuat kontribusi mereka terhadap institusi dan bangsa.
“Vet Vaganza bukan sekadar reuni, ini program wajib IKA yang sempat tertunda karena pandemi. Kami ingin menjadikan momen ini sebagai titik tolak sinergi alumni dalam memajukan kualitas pendidikan kedokteran hewan, profesi dokter hewan, dan juga kontribusi nyata bagi bangsa,” ujarnya.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Rektor IPB University, Ketua Himpunan Alumni IPB, Direktur Jenderal Peternakan, serta para alumni yang kini telah berkarya di berbagai sektor.
Di akhir acara, dibacakan lima poin Kesepakatan Bersama Alumni FKH IPB, yang menjadi komitmen kolektif untuk:
1. Mempererat silaturahmi dan kerja sama antaralumni melalui IKA FKH IPB.
2. ⁠Mendukung peningkatan mutu pendidikan kedokteran hewan.
3. ⁠Memberikan dukungan konkret bagi mahasiswa SKHB untuk menyelesaikan pendidikan.
4. ⁠Berperan aktif dalam pembangunan nasional, khususnya dalam sektor ketahanan pangan.
5. ⁠Berkomitmen hadir pada Vet Vaganza berikutnya di tahun 2030.
Kesepakatan tersebut ditandatangani secara simbolik oleh Ketua Senat SKHB IPB, Dekan SKHB IPB, Ketua IKA IPB, serta perwakilan alumni dari berbagai angkatan.
Menanggapi kesepakatan itu, drh. Dedi Fachrudin, Ketua Steering Committee sekaligus Sekretaris Jenderal IKA FKH, menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut akan segera dirumuskan.
“Kesepakatan ini bukan sekadar seremoni. Kami akan bawa ke rapat pengurus dan wujudkan dalam bentuk program yang nyata. Terima kasih kepada semua alumni yang telah hadir dan berkontribusi. Sampai jumpa di Vet Vaganza 2030,” tuturnya.