Kuliner olahan ayam menjadi primadona saat ini (Sumber gambar: http://www.jamestsephoto.com/)
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Kuliner daging ayam memang menjadi primadona tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Dengan cita rasa yang lezat, gizi yang baik serta harga yang terjangkau, cukup menjadi alasan kuat menjamurnya bisnis kuliner daging ayam saat ini.
Akan tetapi, banyak pelaku bisnis kuliner daging ayam saat ini (terlebih UKM) belum terlalu memerhatikan manajemen bisnis yang sedang dijalankannya. Hal ini tentu akan berdampak pada kualitas produk, kepuasan pelanggan hingga tingkat keuntungan yang didapat.
Dengan fenomena yang terjadi, perusahaan rintisan Wahyoo mengadakan acara talk show bertajuk Wahyoo Talk Series dengan tema “AGBT: Inovasi Bisnis UKM melalui Ayam Goreng,” yang dilaksanakan melalui media Instagram, Kamis (11/6).
Baca Juga: Wahyoo Bersama Sierad Luncurkan 100 Outlet AGBT
Jeremy Michael, VP of Growth Wahyoo sekaligus host pada acara ini menjelaskan bahwa ayam goreng bikin tajir atau biasa dikenal AGBT merupakan salah satu produk yang dicetuskan oleh start up wahyoo dan PT Sierad Produce yang terbilang cukup sukses.
“Hal ini terbukti dengan jumlah mitra saat ini mencapai 320 cabang dalam waktu yang belum terlalu lama,” jelas Jeremy.
Addyono H. Koloway selaku Project Leader PT Sierad Produce menjelaskan bahwa produk ayam goreng bikin tajir manjadi peluang bisnis tersendiri dengan inovasi-inovasi yang dilakukan.
“Inovasi berasal dari hal-hal kecil sehingga kita berbeda dengan kompetitor, silahkan dicoba dulu rasa dari produk AGBT dijamin beda,” pungkasnya.Sandi