Broiler merupakan salah satu komoditas perunggasan yang perkembangannya sangat pesat
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Banyak hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peluang karir di dunia perunggasan, salah satunya dengan magang. Work Based Academy (WBA) Batch 2 yang merupakan program kerja sama antara Fakultas Peternakan UGM dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk menjadi salah satu sarana untuk menambah wawasan dan mengasah kemampuan bagi lulusan program studi peternakan.
Seperti misalnya Adi Nugroho selaku peserta WBA Batch 2 kali yang melakukan magang kerja di Boyolali, Jawa Tengah. Adi bercerita bahwa sebelumnya ia pernah melakukan praktik kerja di industri secara langsung, tetapi hanya dengan skala yang kecil yaitu dalam bentuk riset. Hal tersebut masih dirasa kurang untuk dapat bersaing di industri perunggasan yang sudah modern ini.
“Luar biasa sekali, saya sangat senang bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman baru serta mendapatkan relasi yang lebih banyak. Hal ini tentu sangat berguna untuk karir saya ke depan. Dengan mengikuti progam WBA Batch 2 ini saya menjadi lebih siap untuk terjun di bidang perunggasan,” ucapnya di Boyolali, Kamis (4/1).
Baca Juga: CPBSA Batch 3 Harapkan Peranan Mahasiswa dalam Industri Peternakan
Sementara itu, Ir. M. Syafri Afriansyah, M.BA selaku General Manager Human Capital PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk menambahkan bahwa program WBA dapat melahirkan SDM yang memiliki keterampilan dalam mengelola industri peternakan broiler dengan sistem closed house untuk meningkatkan efisiensi produksi.
“Program ini menjadi jembatan untuk menghubungkan calon pekerja dengan industri dengan kriteria yang diharapkan,” imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Dr. Muhsin Al Anas, S.Pt selaku koordinator program WBA. Menurutnya, melahirkan SDM unggul dan terampil menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan industri 4.0 dalam sektor perunggasan.
Para peserta program WBA dapat belajar secara langsung bagaimana industri broiler saat ini dijalankan, sehingga mereka akan mengetahui dan memiliki keterampilan yang dibutuhkan dalam menjalankan business process industri perunggasan.