Nun jauh disana, puluhan ribu kilometer dari Indonesia terdapat peternakan ayam layer milik pasangan suami istri. Mereka adalah Yildirin Sivar biasa dipanggil Pak Alex seorang WN Turki dan Ibu Sinta seorang WN Indonesia yang memiliki nama lengkap Firsty Sekar Sinta. Lokasi farm tersebut berada di tengah hutan subtropis, di desa Palitka. Atau sekitar 2 jam perjalanan dari Tampa, salah satu kota pelabuhan laut terbesar di Florida, USA.
Bermula dari iseng pelihara 10 ekor ayam petelur, kini pasangan suami istri WN Turki dan Indonesia sukses mendirikan perusahaan peternakan ayam petelur di Florida, USA.
Namanya desa tapi tak ketemu rumah, yang ada hanya padang rumput yang diisi oleh sapi potong (beef cattle). Jalannya mulus beraspal. Walaupun menjelang sampai ke area peternakan, jalannya masih tanah yang sudah dipadatkan siap untuk diaspal.
Pak Alex dan Ibu Sinta bercerita bahwa semula hanya iseng-iseng pelihara 10 ekor ayam petelur, dan ditetaskan sampai 100 ekor. Kemudian dilanjutkan pemeliharaannya sampai 1000 ekor. Karena cukup banyak jumlah ayamnya, mereka kewalahan untuk memeliharanya, lalu terpikir untuk diperbesar menjadi perusahaan.
Berjalannya waktu, 3 tahun lalu mereka beli tanah yang telah berdiri 5 buah kandang ayam, lengkap beserta rumah tinggal dan beberapa gudang dengan harga permulaan $750,000, serta biaya tambahan untuk perbaikan dan lain-lain sekitar $1.5M. Satu kandang pullet isinya 15.000 ekor mereka dapatkan dari distributor Cal Maine, salahsatu integrator yang paling besar, dengan jumlah ayam 44 juta ekor. Ukuran kandang 15 x 500 feet, dengan biaya $450,000 (kalau bangun baru).
Modal untuk 5 kandang tersebut akan kembali dalam waktu 8 tahun. Kandang closed house ini peralatannya tidak terlalu istimewa. Dimana ada tempat makan/minum yang otomatis beserta egg grading mesin (Gambar 2 dan 3). Di daerah tersebut, tak jauh dari farm Pak Alex yang punya ayam 1,5 juta ekor dengan kandang cage bertingkat tiga, juga terdapat farm lain. Namun demikian kebanyakan farm di sekitarnya pun seperti kandang milik Pak Alex.
Sejak kandang yang berisi pullet 15.000 ekor sampai di farm Pak Alex, vaksinasi tidak dilakukan lagi sampai ayam tersebut diafkir. Jadi vaksinasi dilakukan dari DOC sampai pullet (umur 14-16 minggu) di farm distributor. Ada beberapa ketentuan yang tercantum dalam perjanjian kontrak farm antara lain, mortality 1% dari pullet sampai afkir, produksi 98% selama 40 minggu, produksi 75% sampai umur 70 minggu, produksi kurang dari 75% dijual atau diambil oleh distributor.










