Acara pre-launch Indo Agritech yang digelar bersama Indo Livestock dan pameran lainnya.
Acara pre-launch Indo Agritech yang digelar bersama Indo Livestock dan pameran lainnya.
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Kegiatan pameran internasional Indo Livestock yang ke-15 akan kembali digelar, di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 6 – 8 Juli2022. Pameran ini akan digelar bersamaan dengan Indo Feed, Indo Dairy, Indo Agritech, Indo Vet dan Indo Fisheries 2022 Expo & Forum.
 
Managing Director PT Napindo Media Ashatama, Arya Seta Wiriadipura mengatakan bahwa setelah 2 tahun vakum karena adanya pandemi Covid-19, akhirnya bisa digelar kembali. Arya menyampaikan bahwa pameran dan forum bergengsi ini telah dinantikan dan diikuti oleh para peserta dan pengunjung yang terdiri dari para profesional dan berasal dari berbagai negara.
 
Tahun ini terasa sangat istimewa, karena kegiatan pameran internasional ini bisa hadir kembali dan menjadi platform yang tepat bagi para profesional maupun pemangku kepentingan untuk saling bertukar informasi dan teknologi serta tren perkembangan terkini. Dimana masing-masing sektor akan menampilkan berbagai inovasi mencakup peralatan pertanian, peternakan, pakan ternak, pengolahan susu, obat hewan, alat-alat kedokteran hewan, produk ekspor dan digitalisasi,“ jelas Arya.
 
Selama tahun 2020 hingga 2021 industri pameran di Tanah Air mengalami penurunan yang signifikan terkait pandemi covid-19. Tercatat oleh Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI), pada tahun 2021 hanya sebanyak 42 pameran yang terlaksana. Di antaranya 18 pameran terlaksana di wilayah Jabodetabek dan 24 pameran dari luar Jabodetabek.
 
“Dengan digelarnya pameran integrated ini, diharapkan turut menjadi bagian dari kebangkitan industri MICE di Indonesia. Selain itu juga berperan efektif dalam pemulihan ekonomi nasional sekaligus dapat menggairahkan kembali dunia peternakan, pertanian, dan perikanan, tambah Arya.
 
Seluruh pemangku kepentingan dari dalam dan luar negeri akan turut hadir dalam pameran ini. Mulai dari pengusaha, peneliti, pemerhati, produsen,  para pakar, kementerian, lembaga dan instansi pemerintah hingga asosiasi yang bergerak di sektor terkait. Lebih lanjut pameran ini akan diikuti oleh lebih dari18 negara, termasuk 4 negara paviliun yaitu Indonesia, Belanda, Korea Selatan dan Tiongkok.
Yulisa Mekarsari, selaku Senior Project Manager PT Napindo Media Ashatama menyampaikan bahwa pameran ini menjadi media yang sangat menarik bagi para pelaku industri mengembangkan jaringan bisnis.
“Kami berupaya mempertemukan segala kepentingan dari ragam masyarakat. Selain itu peserta pameran bukan hanya bisa berpartisipasi dalam acara pameran, namun lebih jauh dapat melakukan promosi digital melalui fasilitas yang telah disediakan, hingga melakukan pertemuan bisnis secara langsung dalam acara pameran,” jelas Yulisa dalam acara pre-launch Indo Agritech bersama asosiasi Masyarakat Agribisnis Jagung (MAJ), di Jakarta, Senin (30/5).
Dengan mengusung tema Sinergitas Menjaga Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Menuju Swasembada Nasional, Indo Livestock 2022 Expo & Forum akan menjadi lebih berbobot dengan ditampilkannya beberapa hal seperti :
Sustainably Integrated Animal Industry Forum yang mengangkat tema “PMK-Momentum Mengubah Strategi Pembangunan Peternakan,” akan berlangsung selama dua hari, 7-8 Juli 2022
Paviliun Ekspor Peternakan, akan dimanfaatkan sebagai wadah informasi dan produk-produk peternakan yang sudah diekspor
Reflection Award 2022 oleh Yayasan Pengembangan Peternakan Indonesia (YAPPI).
Sosialisasi pentingnya protein hewani SDTI (Susu, Daging, Telur dan Ikan). Sejak tahun 2008, PT Napindo Media Ashatama berkomitmen untuk meningkatkan konsumsi gizi melalui sosialisasi pentingnya protein hewani untuk mencapai bangsa yang cerdas.
Seminar Finansial Inklusif dan MUNAS Masyarakat Agribisnis Jagung (MAJ)
KIVNAS (Konferensi Ilmiah Veteriner Nasional) oleh Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PB PDHI)
Puluhan Technical product presentation yang akan digelar selama 3 hari pameran.
Kegiatan pameran dapat dihadiri para pengunjung tanpa dipungut biaya.