Limbah kubis perlu diolah agar tidak mencemari lingkungan
Oleh: Dr. Cahya Setya Utama, M.Si
Kubis merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak tumbuh di dataran tinggi. Sayuran ini mudah layu, rusak dan busuk sehingga mengakibatkan bau busuk yang berakibat pada masalah lingkungan. Kubis yang dikirim ke pasar sayur menghasilkan limbah sebanyak 3-5% dari berat kubis.  Limbah kubis terdiri dari kulit terluar kubis yang rusak karena benturan sehingga tidak layak dijual. Untuk itu limbah kubis perlu dimanfaatkan dan diolah sehingga tidak mencemari lingkungan.

Selain mengatasi masalah lingkungan, probiotik dari limbah kubis ini juga menjawab permasalahan yang ada pada dunia peternakan.

Salah satu pengolahan limbah kubis dengan memfermentasi kubis dan difungsikan sebagai probiotik. Pembuatan fermentasi limbah kubis diawali dengan memotong kecil-kecil kubis dan ditambah garam (NaCl) 8% dan tetes 6,7%, selanjutnya difermentasi selama 6 hari. Garam (NaCl) berperan sebagai media selektif terhadap mikroorganisme pencemar, pembusuk dan pembentuk spora. Perendaman sayuran atau buah dalam cairan garam (NaCl) kadar rendah atau tinggi akan menyebabkan tumbuhnya mikrobia dari golongan bakteri yakni Lactobacillus plantarum.
Baca Juga : Mengenal Multi Spesies Probiotik Prebiotik Synbiotik untuk Kesehatan Saluran Cerna Unggas
Mikroorganisme jenis Lactobacillus dapat tumbuh cepat dengan adanya garam (NaCl) dan membentuk asam untuk menghambat mikroorganisme tidak dikehendaki. Bakteri pada limbah kubis terfermentasi didominasi dari jenis bakteri asam laktat seperti Lactobacillus sp, Leuconostoc mesenteroides, Pediococcus pentosaceus, jenis kapang dan khamir sehingga limbah kubis terfermentasi berpotensi sebagai probiotik. *Dosen pada Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro Semarang.
Artikel ini adalah kutipan dari artikel lengkap dari Majalah Poultry Indonesia edisi November 2019 dengan judul “Limbah Kubis untuk Probiotik Unggas”. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153