Formulasi pakan yang tepat pada ayam petelur dapat meningkatkan efisiensi sumber gambar: www.feedstrategy.com)
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Gamavet atau Keluarga Alumni Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada mengelar seminar daring melalui Zoom, Sabtu (3/4).
Seminar tersebut digelar dalam rangka memperingati Lustrum ke-XV FKH UGM yang mengangkat tema tentang “Update Manajemen Layer dan Kasus Penyakit pada Layer Terkini”.
Teuku Sahir Shahali, MM., M.Ak selaku Ketua Umum Gamavet dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan diadakannya seminar ini, Gamavet ingin selalu aktif dan kontributif untuk bangsa Indonesia.
Sahir juga berharap dengan adanya seminar, nantinya bisa memunculkan diskusi ilmiah dan informasi terbaru yang tentu sangat ditunggu oleh banyak masyarakat, khususnya industri perunggasan layer.
“Ini merupakan momentum yang baik, untuk kita bisa berdiskusi, untuk bisa membuka mata bagaimana sejauh ini perkembangan industri layer, baik manajemen maupun kasus penyakitnya,” ujarnya.
Sahir melihat, industri ayam petelur ini menarik, bahkan dalam pandemi seperti ini industri ayam petelur cukup stabil, bahkan bisa dikatakan tidak berdampak dengan adanya pandemi ini.
Baca Juga: Kejadian Penyakit di Layer dan Breeder Tahun 2019
“Ini semua juga masih memelukan cara pemeliharaan dan manajemen yang benar dalam usaha budi dayanya. Dari sini saya berharap Gamavet terus bisa memberikan dampak yang baik untuk industri ini ke depan,” ungkapnya.
Senada dengan Sahir, Dr. drh. M. Munawaroh, MM selaku Ketua Umum PB PDHI yang turut hadir dalam seminar tersebut, dalam sambutannya mengatakan bahwa kita perlu bersyukur dan mengapresiasi bahwa saat ini Indonesia sudah mampu mencukupi kebutuhan telur untuk semua masyarakat. Sehingga Munawaroh berharap, dengan ini dokter hewan juga harus mampu berkontribusi dengan baik pada sektor peternakan layer ini.
“Tentu dengan kondisi ini update informasi kesehatan maupun teknologi untuk industri ayam petelur ini sangat diperlukan. Selain itu dengan mengacu pada peraturan yang ada, saya berharap bagi dokter hewan praktisi baik hewan besar maupun hewan kecil termasuk para dokter hewan yang bekerja di farm serta para technical service ini bisa secara legalitas memiliki Surat Izin Praktek, di mana kami PDHI sangat mendukung terkait ini,” kata Munawaroh.
Di sisi lain, dirinya juga berharap dengan terlaksananya acara ini mampu memberikan ilmu pengetahuan dan wawasan yang luas dan berbagai narasumber yang sudah hadir
khususnya terkait perkembangan peternakan layer.
Berbagai narasumber yang hadir di antaranya adalah Prof. Dr. drh. Michael Haryadi Wibowo, MP selaku Dosen Bagian Mikrobiologi FKH UGM; drh. Roniyus H.Teopilus selaku Broiler & Layer Commercial General Manager PT Kerta Mulya Sejahtera; drh. Wintolo selaku Layer & Breeder Business Development Manager PT Ceva Animal Health Indonesia; serta drh. Junaedi selaku Praktisi dari Peternakan Layer.