POULTRY INDONESIA, Jakarta – Tragedi di bidang harga pada peternakan ayam layer ( ayam petelur) menjadi bahan perenungan tersendiri bagi semua pihak termasuk PT. Berdikari ( Persero).Menurut Harry Warganegara, selaku Direktur Utama PT. Berdikari, kejadian di ayam layer ini semakin menguatkan tekad untuk membangun ekosistem pangan nasional.
“Dengan terbangunnya ekosistem pangan nasional yang kuat, semua unsur dapat bersinergi untuk menjaga stabilitas harga dan meminimalisir kejadian serupa kedepannya. Dukungan seluruh pihak sangat dibutuhkan untuk mencapai kedaulatan dan ketahanan pangan nasional,” ungkapnya di Jakarta, pada hari Senin (22/11).
Baca juga : Jajaran Pengurus GPPU Kunjungi Bapak Pramu Suroprawiro
Harry menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang turut mendukung langkah strategis dari pemerintah, dalam mengupayakan kembalinya harga jual peternak ayam layer ke tingkat sesuai Harga Acuan Pembelian (HAP).
“Kami harap akan ada lebih banyak lagi instansi negara dan sesama BUMN hingga sektor swasta yang turut berkontribusi aktif menyerap telur dalam jangka pendek ini,” pintanya.
Sebelumnya ada gerakan aksi solidaritas bersama untuk peternak rakyat yang dihimbau oleh Kementerian Koordinator Perekonomian RI, mengenai perlunya langkah taktis menyelamatkan peternak ayam mandiri dalam kondisi harga telur yang anjlok secara terus menerus. Mulai dari Kementerian Perdagangan RI, PT ANTAM Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, hingga PT RNI Persero telah bersinergi dengan Berdikari dalam melakukan penyerapan telur.
“Aksi Solidaritas Bersama Untuk Peternak Rakyat tersebut dapat dikatakan berdampak positif pada harga telur tingkat peternak yang tadinya anjlok, kembali ke kisaran harga sesuai HAP Kemendag RI,” pungkasnya.