Peningkatan daya saing industri daging ayam dapat dilakukan melalui perubahan model rantai pasokan. Semula yang dilakukan dengan tradisional beralih menjadi ke model baru yang lebih modern.
Peningkatan daya saing industri daging ayam dapat dilakukan melalui perubahan model rantai pasokan. Semula yang dilakukan dengan tradisional beralih menjadi ke model baru yang lebih modern.
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Daya saing merupakan sebuah tuntutan industri perunggasan di era terbukanya persaingan global. Hal ini mengemuka dalam acara konferensi pers pra orasi ilmiah guru besar yang diselenggarakan oleh IPB University.
Dalam acara yang dilaksanakna secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting, Kamis (9/7) ini dihadiri oleh Prof. Dr. Ir. Iis Diatin, M.M. yang membawakan orasi mengenai pengembangan budi daya dan bisnis ikan hias di Indonesia. Selanjutnya Prof. Dr. Ir. Miftahudin, M.Si dengan orasinya yang membahas mengenai pengembangan tanaman toleran cekaman kekeringan dan aluminium. Kemudian turut hadir Prof. Dr. Ir. Arief Darjanto, M.Ec. dengan materinya terkait strategi peningkatan daya saing dan rantai nilai inklusif industri perunggasan di Indonesia.
Dalam kesempatannya, Arief mengatakan bahwa kunci keberhasilan peningkatan daya saing industri perunggasan harus mencontoh kepada negara eksportir produk unggas. Dirinya mengatakan, Indonesia harus belajar dengan Negara Thailand, Brazil dan Argentina.
Baca Juga: Menakar Harga Pakan yang Tinggi, sampai Relevansi SE Cutting
“Di negara-negara tersebut, adanya produksi yang terintegrasi antara perusahaan inti dan peternak plasma atau dapat menggunakan skema koperasi. Kemudian adanya perusahaan besar dengan manajemen yang baik, peralatan yang modern, inovatif dan berbasis pasar atau market driven. Selanjutnya, adanya iklim investasi yang kondusif,” papar Arief.
Arief menyampaikan bahwa peningkatan daya saing industri daging ayam dapat dilakukan melalui perubahan model rantai pasokan. Semula yang dilakukan dengan tradisional beralih menjadi ke model baru yang lebih modern. Dimulai dari pemeliharaan yang telah menerapkan closed house, menerapkan good farming practices, melaksanakan biosekuritas, dan melakukan koordinasi dengan kementerian perdagangan.
Selain itu, Arief juga menyebut adanya peran pemerintah dapat membantu memajukan daya saing industri perunggasan di Indonesia. Dengan salah satu perannya untuk mempromosikan grades dan standards, diharapkan industri perunggasan Indonesia menjadi lebih berkembang.