Memiliki sejarah dan peradaban yang panjang membuat Tiongkok tak luput dari macam keberagaman kulinernya. Tak hanya olahan ayam dan itiknya saja yang terkenal, namun Tiongkok juga memiliki olahan dari telur yang khas yakni telur pitan. Telur pitan yang berwarna coklat kehitaman ini kerap juga disebut dengan Telur Seribu Tahun karena dilihat dari penampilannya seperti telur yang diawetkan selama bertahun-tahun lamanya.
Telur unik dan lezat dari Negeri Tirai Bambu ini dijamin akan meninggalkan kesan yang tidak dapat dilupakan bagi siapa saja yang mencicipinya
Di daerah asalnya, telur pitan biasa menggunakan telur itik namun seiring menyebarnya olahan ini ke mancanegara, tak sedikit pula yang menggunakan telur ayam dan telur puyuh. Pengolahan telur pitan hampir mirip dengan telur asin, hanya saja penyimpanan telur pitan membutuhkan waktu yang lebih lama yakni dalam hitungan bulan. Selama proses penyimpanan, terjadi perubahan warna pada kuning telur yang menjadi kehijauan dan putih telur yang berwarna coklat kehitaman.
Selain rasanya yang lezat dan gurih, telur pitan juga dipercaya memiliki banyak manfaat kesehatan untuk manusia. Menurut studi yang dilakukan oleh peneliti di Tiongkok, telur pitan dapat menyembuhkan sakit kepala, diare, dan menurunkan tekanan darah. Telur pitan sangat cocok sebagai pelengkap apabila disantap dengan hidangan lainnya. Dilansir dari www. yokmasak.my.id, kali ini Poultry Indonesia akan menyajikan olahan telur pitan ala Tiongkok untuk teman hidanganmu. Selamat mencoba!
Bahan yang dibutuhkan:
-
2500 gram campuran tanah liat yang kering halus dengan batu bata merah tumbuk
-
125 gram daun teh kering
-
100 gram arang
-
400 gram kapur sirih
-
Air secukupnya
-
20 butir telur itik
-
400 gram sekam padi
-
Garam secukupnya
Cara membuat:
-
Campur dan aduk rata tanah liat, batu bata merah, daun teh kering, arang, dan kapur sirih. Kemudian tambahkan air sedikit demi sedikit hingga menjadi adonan yang bisa dibentuk. Lalu simpan semalaman
-
Siapkan telur itik dan cuci hingga bersih
-
Bungkus telur itik dengan campuran atau adonan tanah liat hingga tertutup adonan setebal kira-kira 1 cm
-
Gulirkan dalam sekam sehingga telur tertutup sekam dengan rata
-
Tata telur yang tertutup sekam di kotak kayu dan tutup rapat. Simpan selama kurang lebih 50 – 100 hari dalam tempat sejuk dengan suhu 25 derajat celcius
-
Rebus air sekitar 500 ml, tunggu beberapa saat (sekitar 3 menit dalam suhu 60 derajat Celsius), jangan sampai mendidih. Masukkan telur dan beri 1 sendok teh garam
-
Jika sudah masak (sekitar 5 menit dari air mendidih), angkat lalu buang air rebusan dan ganti dengan air biasa. Rendam telur sekitar 5 menit, setelah direndam angkat dan tiriskan
-
Telur pitan khas Tiongkok siap dinikmati.










