Daging kalkun mengandung protein lebih tinggi dari unggas lain dan lemak serta energi yang relatif lebih rendah.
POULTRYINDONESIA, Malang – Satu- satunya daging yang direkomendasikan dapat memulihkan kesehatan manusia adalah daging kalkun. Karena dapat mengontrol gula darah dan kolesterol dalam tubuh manusia. Hal ini seperti disampaikan oleh drh. Dwijo Kuncoro Putra, dalam webinar yang berjudul “Manajemen Pemeliharaan Kalkun,sebagai Alternatif Bahan Pangan Sumber Protein bagi Masyarakat”. Acara ini diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), Universitas Brawijaya (UB) secara daring mrlalui aplikasi Zoom, Sabtu (14/5).
Menurutnya daging kalkun mengandung protein lebih tinggi dari unggas lain maupun dari daging sapi, domba, kambing dan telur. Daging kalkun juga mengandung lemak dan energi yang relatif lebih rendah, dengan kandungan omega 6 ( asam linoleat) dan asam oleat ( minyak zaitun) yang tinggi.
Sementara itu, menurut pandangannya, kalkun merupakan unggas yang memiliki efisiensi produktivitas yang relatif cepat dan tinggi. Untuk kalkun lokal pada umur 3 bulan kalkun betina dan jantan sudah mencapai bobot 1,6 kg dan 2 kg. Sedang pada umur 4- 6 bulan sudah mencapai 2,5-4 kg dan 5-6 kg.
Baca Juga: Upaya Pemulihan Industri Ayam Petelur di Indonesia
“Namun, bila dibandingkan dengan negara maju, produktivitas lokal masih tertinggal jauh. Sebab di negara maju, seperti Amerika dan Jerman produktivitas kalkun sudah sangat efisien. Pada umur 20 minggu kalkun jantan sudah mencapai bobot 18-20 kg dan betina mencapai 9-12 kg dengan kumulatif FCR ( Feed Conversion Ratio) hanya 2,5 – 2,75. Sedangkan kalkun lokal Indonesia untuk mencapai bobot 5-6 kg tercapai dalam waktu 6 bulan dengan FCR 3,5- 4,” terangnya.
Dirinya melanjutkan, kunci utama pemeliharaan kalkun adalah pemenuhan kebutuhan pakan, air, kondisi kandang dan lingkungan yang nyaman. Selain itu, penanganan dan pencegahan penyakit, serta upaya meminimalisir faktor stres juga tidak boleh ditinggalkan.
“Yang menarik dari kalkun adalah pakan yang dicampur dengan hijauan. Jenis hijauan yang biasa diberikan pada kalkun adalah daun murbei, daun kelor, gamal, petai china, indigofer, alfalfa dan daun pisan. Pemberian hijauan pada kalkun dapat menghemat pakan hingga 10%,” tegasnya.