Wully Wahyuni, seorang wanita tangguh, yang saat ini menjabat sebagai President Director PT Trouw Nutrition Indonesia, merupakan sosok optimis dan selalu energik. Siapa yang menyangka, gadis kecil yang tumbuh seperti anak seusianya ini, kini menjelma menjadi wanita cantik dan sukses dalam karirnya. Wanita yang lahir di Bandung, bulan Maret tahun 1977 ini memang sejak kecil sudah terbiasa dengan kemandirian. Baginya tinggal sendiri dan jauh dari keluarga membuat ia mampu berdiri tegap sampai saat ini.

Di era yang sudah sangat berkembang ini, baginya perempuan harus punya impian, perempuan tak boleh takut dan harus berani. Tak hanya sebatas mimpi, perempuan juga harus mengejar dan mewujudkan mimpi-mimpinya

Wully kecil harus hidup bersama kakek dan neneknya di Bandung, karena orang tuanya harus bekerja di luar kota, sehingga seolah kemandirian sudah tertanam sejak ia kecil. Tak hanya mandiri, ternyata Wully kecil termasuk anak yang berprestasi di sekolah. “Waktu kecil ibu saya selalu memotivasi, jadi kalau sekolah duduknya harus paling depan, dan harus rangking. Dan dulu alhamdulillah-nya juga selalu rangking, bahkan dulu kalau saya rangking 2 itu saya nangis,” kenang wanita berdarah Sunda tersebut.
Anak kedua dari tiga bersaudara ini kala itu tinggal bersama nenek dan kakeknya hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan saat SMP ia juga ikut berorganisasi dengan mengikuti OSIS. Setelahnya ia merantau sendirian untuk melanjutkan pendidikannya untuk bersekolah di Sekolah Menengah Analis Kimia Bogor.
“Waktu itu saya sekolah SMK di Bogor, dan kalau pas main, saya sering melihat mahasiswa IPB belajar di bawah pohon rindang, kemudian dalam hati saya berdoa, ya Allah saya ingin masuk IPB. Inilah cerita awal mula saya tertarik mau melanjutkan ke IPB, dan kala itu akhirnya saya bisa masuk IPB tanpa melalui tes, yaitu dengan jalur Undangan. Jadi waktu itu saya mengisi form, di situ ada beberapa pilihan, karena saya basik sekolahnya kimia, jadi pilihan pertama saya Kimia Pangan, dan yang kedua Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, dan ternyata takdir saya pada pilihan kedua,” ucap Wully Saat berbincang dengan Poultry Indonesia melalui Zoom Meeting pada Rabu (9/2).
Baca juga : Beky Hendriansyah, Pecinta Ayam Hobi yang Ingin Bermanfaat untuk Orang Banyak
Dalam perjalanannya sebagai mahasiswa, Wully termasuk mahasiswa cerdas. Dengan berbekal pernah bersekolah di jurusan analis kimia, ia pernah mendapatkan nilai A+ pada mata kuliah biokimia, dan ia menjadi mahasiswa kesayangan Dosen Biokimia-nya. Dan ketika akan lulus, ia menjadi satu-satunya mahasiswa yang meneliti tentang kecernaan pakan. Ia membuat pakan lokal kemudian ia teliti kecernaan dan kualitasnya. Ia juga menyelesaikan pendidikan pascasarjana di School of Business and Management, ITB.
Berani mengambil keputusan
Terbiasanya ia dengan kemandirian, membuatnya tumbuh menjadi sosok yang berani mengambil keputusan dalam perjalanan karirnya. Tahun 2000 ia bergabung dengan CJ Indonesia sebagai Procurement Officer. Dan dua tahun setelahnya ia mendapat tawaran sebagai Sales Engineer, di JJ Degussa di Surabaya. “Waktu itu saya berfikir karena saya masih muda, dan kebetulan ada peluang, makanya saya ambil, walaupun di Surabaya saya enggak ada temen dan saudara. Saya pikir waktu itu momentum ya, untuk saya bisa berkarir sampai sejauh ini,” ungkapnya.
Di tahun 2004 ia kembali melanjutkan perjalanan karirnya di Elanco Animal Health, yang kemudian ia cukup lama di sini, hingga ia menduduki posisi Regional Brand Manager Asia Pacific. Dan ia memperoleh banyak pembelajaran dari sini. “Di sini juga cukup challenging, tidak mudah untuk mengetahui karakter orang di berbagai negara. Di sini saya banyak belajar, bahwa tidak hanya strategi marketing saja yang berbeda, namun memang culture di setiap negara ini berbeda, pendekatan dan cara berkomunikasi tiap negaranya berbeda. Jadi saya menjadi lebih terbuka dalam memandang sesuatu,” terang Wully. Tak berhenti sampai di situ, perjalanan karirnya berlanjut ke PT Novus International Indonesia di tahun 2011 hingga 2018 sebagai Country Director, sebelum akhirnya ia menjadi President Director di PT Trouw Nutrition Indonesia, sejak tahun 2019 hingga saat ini.