Acara uji coba Mobile Corn Dryer dihadiri tamu undangan dan jajaran pimpinan PT CPI, Lampung (29/8).
POULTRY INDONESIA, Tanjung Bintang – PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) Lampung bekerja sama dengan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Lampung menggelar acara Uji Coba Mobile Corn Dryer yang berlangsung di Desa Kemang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan (29/8).
Dr. Desianto Budi Utomo, Vice President Feedtech PT CPI, dalam sambutannya menyampaikan, Mobile Corn Dryer ini merupakan prototipe dan akan dikembangkan lebih lanjut oleh Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Serpong dan akan disebarkan ke sentra-sentra produksi jagung yang tidak memiliki pabrik pakan atau pengering jagung. “Harapannya bisa memangkas rantai pemasaran lebih pendek sehingga lebih efisien dan kualitas terjamin karena jagung setelah panen akan cepat dilakukan pengeringan, sehingga tidak mudah rusak dan memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi,” ujar Desianto.
Mobile Corn Dryer adalah upaya “jemput bola” untuk mendekatkan fasilitas pengeringan jagung ke sentra produksi jagung terutama pada daerah yang jauh dari pabrik pakan dan fasilitas pengeringan jagung. Upaya tersebut juga dilakukan untuk mendukung program swasembada pangan khususnya jagung yang telah dicanangkan pemerintah. Pemrosesan menggunakan Mobile Corn Dryer mampu mengeringkan jagung 1 ton/jam dan menurunkan kadar air dari 22 % menjadi 12-15 %. Dengan kadar air tersebut maka jagung bisa disimpan lebih lama dan tidak berjamur.
Baca juga : Charoen Pokphand Indonesia Bangun Pabrik Flexible Packaging
Sementara itu, Kaslan selaku Ketua KTNA Lampung mengharapkan Mobile Corn Dryer bisa memberikan keuntungan kepada petani bahkan tidak menutup kemungkinan KTNA nantinya bisa membeli dan juga mengoperasikan inovasi pengering jagung yang dikembangkan oleh PT CPI ini.
Pemerintah Provinsi Lampung pun ikut mendukung upaya tersebut. “Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada PT CPI dan berharap ini bisa memberi manfaat kepada petani, khususnya petani jagung di Lampung. Kami juga berharap, Lampung bisa mendapat bantuan mobil ini dari pemerintah mengingat Lampung merupakan produsen Jagung nomor 3 di Indonesia,” ungkap Ir. Herlin Retnowati, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Lampung yang turut hadir memberikan sambutan.
Demo pengoperasian Mobile Corn Dryer dipandu oleh Chandra dan Emier Shandy mewakili Tim Engineering PT CPI. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pembelian Jagung secara simbolis antara Misbahudin yang merupakan salah satu petani jagung dengan Eddy Tiaras selaku tim Purchase PT CPI.
Mobile Corn Dryer yang dikembangkan oleh PT CPI bekerja sama dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebelumnya telah dipamerkan dalam acara Indo Livestock 2018 pada 3-5 Juli 2018 di JCC Jakarta dan mendapat kunjungan langsung dari Presiden Joko Widodo. Mobile Corn Dryer ini diharapkan bisa memberi jawaban atas permasalahan yang selama ini dialami para petani jagung.