POULTRYINDONESIA, Tangerang Selatan — Gabungan Pengusaha Peternakan Unggas (GPPU) Indonesia mengukuhkan Komisariat Daerah (Komda) dan anggota bidang kepengurusan. Pengukuhan ini menjadi bagian dari tindak lanjut amanat Kongres XIV GPPU sekaligus langkah memperkuat koordinasi organisasi di berbagai wilayah. Pengukuhan ini berlokasi di Hotel Santika Premiere ICE BSD City, Rabu 16 September 2026.
Dalam arahannya, Asrokh Nawawi Ketua Umum GPPU menegaskan bahwa keberadaan Komda penting untuk mendekatkan koordinasi antara pengurus pusat dan pelaku usaha di daerah. “Keberadaan Komda ini perlu dilakukan agar koordinasi lebih mudah. Sebesar apa pun kita, kalau berjalan sendiri tidak akan bisa. Kita harus saling bergandengan tangan dan berkolaborasi,” ujarnya.
Menurut Asrokh, tantangan industri perunggasan, khususnya terkait fluktuasi harga, tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri. Konsolidasi antardaerah diperlukan agar langkah yang diambil lebih terukur dan mampu menjaga stabilitas industri.
Selain itu, GPPU juga mendorong pengambilan keputusan berbasis data melalui digitalisasi data perunggasan. Data diharapkan dapat menjadi dasar dalam membaca kondisi pasar, melakukan proyeksi, serta menentukan langkah bersama.
“Angka ini data, bukan feeling. Data yang akan menuntun kita dalam mengambil keputusan, dan keputusan itu kita ambil bersama-sama,” tegasnya.
Dengan pengukuhan Komda dan penguatan bidang-bidang strategis, GPPU berharap organisasi semakin solid dalam menghimpun aspirasi daerah, memperkuat komunikasi, dan memperjuangkan industri perunggasan yang lebih stabil, terukur, dan berkelanjutan.
Struktur Bidang dan Komda GPPU
Dalam kepengurusan yang dikukuhkan, GPPU menetapkan sejumlah bidang strategis.
1. Bidang Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Industri dikoordinasikan oleh Dimas Citra Insani dengan anggota Theo Tomahuw dan Sri Wahyuni Hardianto.
2. Bidang Organisasi dan Keanggotaan dikoordinasikan oleh Demas Dambo dengan anggota Erwan Julianto.
3. Bidang Hukum dan Perundang-undangan dikoordinasikan oleh Widarsono dengan anggota Stefanius D. Soleman.
4. Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kerjasama Strategis dikoordinasikan oleh M. Nurul Fauzi dengan anggota Subadi dan Agus Sunardi.
5. Bidang Transformasi Digital, Data, Komunikasi dan Promosi dikoordinasikan oleh Wahyu Nugroho Santosa.
Untuk memperkuat koordinasi di daerah, GPPU juga mengukuhkan Komisariat Daerah yang mencakup sejumlah wilayah, yaitu :
1. Jawa Barat dipimpin S. Sigit Prabowo sebagai Ketua dengan Allan Pratama sebagai Wakil Ketua.
2. Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan Nusra dipimpin oleh Rusmono Budisantosa sebagai Ketua
3. Sumatera dipimpin oleh Budi Mulyanto Agustinus sebagai Ketua dan M. Rais Aziz sebagai Wakil.
4. Kalimantan dipimpin Iriantha Wibawa sebagai Ketua.
5. Sulawesi dipimpin Andi Muhammad Aris sebagai Ketua.
Pembentukan Komda tersebut diharapkan dapat mempermudah jalur komunikasi organisasi, mempercepat penyampaian aspirasi daerah, sekaligus memperkuat konsolidasi dalam menghadapi berbagai persoalan industri.