POULTRYINDONESIA, Rennes – Isu air jadi sorotan utama dalam gelaran SPACE 2026 yang resmi dibuka di Rennes, Prancis, Selasa (15/9). Mengusung tema “Water… the Source of Livestock Farming!”, salah satu pameran internasional terbesar di sektor peternakan ini menempatkan ketersediaan dan pengelolaan air sebagai isu krusial bagi keberlanjutan sistem produksi peternakan ke depan.
Berlangsung hingga Kamis (17/9) di Parc-Expo de Rennes, perhelatan tahun ini sekaligus menandai perjalanan SPACE yang ke-40. Ajang tersebut mempertemukan pelaku industri dari berbagai subsektor peternakan, mulai dari sapi, babi, unggas, domba, kambing, kelinci, kuda, hingga akuakultur.
SPACE 2026 dihadiri oleh lebih dari 1.200 eksibitor, termasuk 365 perusahaan dari 40 negara, yang tersebar di 11 hall sektor serta area luar (outdoor) seluas sekitar 16 hektare. Dari sisi pengunjung, SPACE menargetkan sekitar 100.000 pengunjung profesional, termasuk 14.000 di antaranya berasal dari 125 negara. Besarnya skala penyelenggaran pameran ini semakin mengukuhkan posisi SPACE sebagai salah satu titik pertemuan penting industri peternakan, baik di kawasan Eropa maupun pasar internasional.
Ketua SPACE, Didier Lucas, mengatakan bahwa sektor pertanian dan peternakan tengah menghadapi perubahan besar yang semakin dipercepat oleh pergeseran iklim. Menurutnya, para petani dan peternak berada di garda terdepan yang paling merasakan dampak dari berbagai pergolakan tersebut, sehingga sektor ini dituntut untuk terus beradaptasi.
“Musim panas tahun 2026 memberikan gambaran nyata tentang bagaimana masa depan pertanian nantinya,” ujar Lucas, seraya menyoroti kebutuhan mendesak untuk melestarikan, mengelola, dan mengamankan sumber daya air, khususnya di wilayah Prancis Barat. Ia menilai isu air semakin relevan bagi sektor peternakan mengingat air merupakan elemen vital dalam rantai produksi, mulai dari kebutuhan minum ternak, pembersihan fasilitas, hingga pengelolaan lingkungan kandang.
Khususnya pada sektor perunggasan, efisiensi penggunaan air erat kaitannya dengan pengelolaan lingkungan kandang. Sistem pemberian air minum, pemantauan tingkat konsumsi, pengaturan kondisi kandang, hingga sanitasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga performa dan kesehatan ternak.
Selain isu air, teknologi digital dan inovasi turut mewarnai penyelenggaraan SPACE 2026. Sejumlah perusahaan menampilkan beragam solusi, mulai dari pakan dan nutrisi, kesehatan hewan, genetika, bangunan dan peralatan kandang, energi, pengelolaan limbah, hingga teknologi.
Lucas menyebut SPACE sebagai acuan utama untuk genetika dan kesehatan hewan, sekaligus wadah inovasi digital, energi, dan organisasi, serta ruang refleksi dan pertukaran internasional. Ia menambahkan, perayaan edisi ke-40 ini menjadi momentum untuk menyongsong 40 tahun ke depan, dengan mempersiapkan masa depan sektor pertanian secara berani dan terarah.
Ruang inovasi turut hadir lewat Innov’SPACE, salah satu agenda andalan yang memperkenalkan perkembangan teknologi terkini di sektor peternakan. Selain itu, lebih dari 100 konferensi dan kolokium dijadwalkan sepanjang acara, dilengkapi presentasi dan kontes ternak, sesi job dating, serta Espace for the Future yang membahas tantangan masa depan dunia peternakan.