POULTRYINDONESIA, Sukabumi – Argo Manunggal Group melalui anak perusahaannya PT. Peternakan Ayam Manggis meresmikan Unit Hatchery Benda di Sukabumi, Rabu (3/9). Fasilitas tersebut dibangun sebagai bagian dari langkah perusahaan untuk meningkatkan kapasitas produksi day old chick (DOC), sejalan dengan perkembangan bisnis breeding dan kebutuhan pasar.
GM Breeding Production Argo Manunggal Group, Cahyadi, menjelaskan bahwa pembangunan Hatchery Benda ditujukan untuk memperkuat kemampuan perusahaan dalam menyediakan DOC secara lebih konsisten, baik dari sisi kapasitas maupun kualitas.
“Selain penambahan kapasitas, pembangunan hatchery ini juga menjadi bagian dari upaya kami untuk meningkatkan standar operasional, biosecurity, efisiensi, dan reliability dalam proses produksi DOC. Dengan fasilitas yang lebih modern dan terintegrasi, kami berharap dapat mendukung pertumbuhan bisnis Argo Manunggal Group secara berkelanjutan,” ujarnya.
Dari sisi fasilitas produksi, Hatchery Manager Argo Manunggal Group, Mulia Kusumah menyebutkan bahwa hatchery Benda menggunakan beberapa unit mesin yang terdiri dari Setter dan Hatcher. “Penggunaan teknologi ini ditujukan untuk mendukung proses inkubasi yang lebih terkontrol, konsisten, dan efisien. Selain teknologi mesin, kami juga memberikan perhatian besar pada biosecurity, environmental control, standardisasi proses, serta pengendalian operasional untuk menjaga kualitas dan konsistensi DOC yang dihasilkan,” jelas Mulia.
Sementara itu, Director Business Development, Marketing dan Operasional, PFFP Argo Manunggal Group, Andreas Nugroho Indrastoto, mengatakan Hatchery Benda dikembangkan untuk memperkuat kemampuan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan DOC, baik untuk mendukung existing business maupun pertumbuhan pasar ke depan. Menurutnya, tambahan kapasitas tersebut memberikan fleksibilitas lebih besar bagi perusahaan dalam memenuhi kebutuhan customer dan mitra usaha secara konsisten.
“Dari sisi pemasaran, kami akan terus melihat perkembangan demand dan potensi pasar secara bertahap. Fokus kami bukan hanya pada peningkatan volume, tetapi juga memastikan DOC yang kami supply memiliki kualitas yang konsisten dan mampu memberikan value bagi customer maupun mitra usaha. Kami juga berharap bertumbuhnya bisnis ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar fasilitas, salah satunya melalui bertambahnya kesempatan kerja dan lapangan pekerjaan bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Menurut Andreas, pertumbuhan perusahaan idealnya tidak hanya memberikan manfaat bagi bisnis, tetapi juga menciptakan nilai bagi karyawan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Dengan berkembangnya kegiatan operasional Hatchery Benda, kebutuhan tenaga kerja juga dapat meningkat sehingga membuka peluang bagi masyarakat sekitar untuk ikut tumbuh bersama perusahaan.
“Harapan kami, Hatchery Benda tidak hanya menjadi bagian dari pertumbuhan bisnis Argo Manunggal Group, tetapi juga dapat memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitar. Semakin berkembang bisnisnya, semakin besar pula peluang untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Business Development Argo Manunggal Group, Bastian Prayogo, menjelaskan bahwa setelah peresmian, fokus perusahaan adalah memastikan Hatchery Benda dapat beroperasi secara optimal dan mencapai kapasitas yang telah direncanakan. Penambahan kapasitas ini menjadi salah satu fondasi untuk mendukung pertumbuhan bisnis breeding dan DOC, serta pengembangan poultry business Argo Manunggal Group secara lebih terintegrasi.
“Ke depan, kami akan terus mengevaluasi kebutuhan pasar dan peluang pengembangan bisnis di sepanjang rantai nilai perunggasan. Pembangunan Hatchery Benda merupakan bagian dari roadmap yang lebih besar untuk membangun bisnis yang semakin terintegrasi, efisien, memiliki standar operasional yang kuat, dan mampu tumbuh secara berkelanjutan,” jelasnya.
Dapatkan informasi lainnya mengenai Industri Perunggasan di Indonesia dengan bergabung bersama kami di WhatsApp Channel Poultry Indonesia