POULTRYINDONESIA, Sri Lanka – Upaya meningkatkan produktivitas breeder dan efisiensi hatchery terus menjadi fokus industri perunggasan global. Untuk mendukung tujuan tersebut, Pussalla Meat Producers bersama Aviagen menggelar seminar teknis bagi para produsen unggas Sri Lanka yang berfokus pada optimalisasi performa breeder Ross 308 dan peningkatan produksi anak ayam umur sehari (DOC) berkualitas.
Kegiatan yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 14-17 Mei 2026 itu diikuti sekitar 30 pelanggan Pussalla dari berbagai wilayah Sri Lanka. Sebagai distributor parent stock Ross di Sri Lanka, Pussalla secara rutin memberikan dukungan teknis kepada pelanggan guna membantu meningkatkan produktivitas dan keuntungan usaha mereka.
Dalam seminar tersebut, tim Aviagen Asia yang dipimpin oleh President Aviagen Asia Antonin Bonneau dan Commercial Manager Aviagen Asia Yash Jaiswal membagikan berbagai strategi manajemen terbaru untuk memaksimalkan potensi genetik Ross 308 selama masa produksi.
Materi yang disampaikan menitikberatkan pada tiga aspek penting dalam keberhasilan produksi DOC, yakni manajemen pejantan untuk menjaga fertilitas, pengembangan induk betina guna mempertahankan persistensi produksi telur, serta penerapan program nutrisi yang mampu meningkatkan daya tetas dan performa reproduksi.
Menurut Yash Jaiswal, keberhasilan menghasilkan DOC berkualitas tinggi dalam jumlah optimal tidak hanya bergantung pada faktor genetik, tetapi juga ditentukan oleh penerapan manajemen yang tepat di lapangan.
“Dengan memadukan keunggulan genetik dan praktik pemeliharaan terbaik, produsen dapat meningkatkan persistensi flock, fertilitas, serta daya tetas telur. Pada akhirnya hal ini akan memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi setiap flock breeder,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi komitmen Pussalla yang secara konsisten berinvestasi dalam pengembangan kapasitas pelanggan melalui berbagai kegiatan edukasi dan pendampingan teknis.
Sementara itu, Managing Director Pussalla Meat Producers, Dilshan Wewita, menilai bahwa kolaborasi erat antara Pussalla dan Aviagen menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan industri perunggasan Sri Lanka. Menurutnya, pelanggan tidak hanya memperoleh akses terhadap genetika unggul Ross, tetapi juga mendapatkan dukungan teknis yang relevan dengan kondisi lokal.
“Kegiatan seperti ini memberikan kesempatan bagi para pelaku industri untuk berbagi pengalaman, mendiskusikan berbagai tantangan di lapangan, serta menemukan solusi yang dapat membantu meningkatkan performa produksi secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Perkembangan Pussalla sendiri sejalan dengan pertumbuhan industri perunggasan Sri Lanka dalam beberapa dekade terakhir. Berawal dari satu kandang ayam pada era 1980-an, perusahaan tersebut kini berkembang menjadi bisnis perunggasan terintegrasi dari hulu hingga hilir (farm to fork) dan telah memiliki fasilitas grandparent stock sendiri.
Saat ini Pussalla memasok parent stock Ross kepada berbagai perusahaan perunggasan di Sri Lanka, sekaligus terus memperkuat layanan teknis dan pendampingan bagi pelanggan. Melalui kegiatan seminar ini, Pussalla dan Aviagen kembali menegaskan komitmennya untuk membantu produsen unggas meningkatkan performa breeder, mengoptimalkan efisiensi hatchery, serta memenuhi kebutuhan daging ayam berkualitas yang terus meningkat di Sri Lanka.
Dengan dukungan genetika unggul, manajemen pemeliharaan yang tepat, serta transfer pengetahuan yang berkelanjutan, industri perunggasan Sri Lanka diharapkan mampu menghasilkan DOC berkualitas tinggi secara lebih efisien dan berkelanjutan. PI
Dapatkan informasi lainnya mengenai Industri Perunggasan di Indonesia dengan bergabung bersama kami di WhatsApp Channel Poultry Indonesia










