POULTRYINDONESIA, Jakarta – Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025. Hal iniengenuka dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) yang digelar di Jakarta pada Rabu, (29/4).
Penjualan neto JAPFA tercatat mencapai Rp60,72 triliun, naik dari Rp55,80 triliun pada 2024. Pertumbuhan di sisi pendapatan itu diikuti oleh peningkatan profitabilitas, laba usaha tumbuh dari Rp5,06 triliun menjadi Rp6,18 triliun, sementara laba tahun berjalan melonjak dari Rp3,02 triliun menjadi Rp4 triliun. Laba per saham pun ikut terangkat, dari Rp260 menjadi Rp344 per saham. Total aset JAPFA kini mencapai Rp40,06 triliun, dengan ekuitas yang tumbuh menjadi Rp20,02 triliun.
Direktur JAPFA, Leo Handoko, menyebut pencapaian ini sebagai buah dari konsistensi perusahaan dalam menerapkan strategi operasional di tengah dinamika industri yang terus berubah.
“Pencapaian ini mencerminkan fokus kami pada efisiensi, inovasi, dan peningkatan kualitas di seluruh segmen usaha. Kami berkomitmen menghadirkan produk dan layanan terbaik sekaligus mendorong pertumbuhan,” ujarnya.
Menurutnya, pertumbuhan JAPFA ditopang oleh kinerja di seluruh lini bisnis. Di segmen pakan ternak, efisiensi ditingkatkan melalui adopsi teknologi dan optimalisasi energi alternatif, dilengkapi dengan strategi segmentasi produk yang memperkuat daya saing.
“Segmen pembibitan unggas kami memperluas kapasitasnya lewat modernisasi dan penguatan pasar, baik domestik maupun ekspor. Sementara itu, segmen peternakan komersial tetap menjadi tulang punggung, inovasi kandang closed house dan ekosistem kemitraan peternak akan terus kami perkuat”.
Di sisi hilir, segmen pengolahan hasil peternakan dan produk konsumen terus mendorong inovasi sekaligus meningkatkan kapasitas produksi. Segmen budi daya perairan pun turut mencatat pertumbuhan, didorong oleh ekspansi ke pasar ekspor dan penguatan dukungan teknis kepada para pelanggan.
Dapatkan informasi lainnya mengenai Industri Perunggasan di Indonesia dengan bergabung bersama kami di WhatsApp Channel Poultry Indonesia