Poutryindonesia.com, Surakarta. Peneliti Balai Penelitian Ternak (Balitnak) Dr. Budi Tangendjaja mengatakan, kebutuhan pakan untuk ternak berfungsi untuk mempertahankan suhu tubuh, mengganti selsel tubuh yang rusak dan untuk produksi serta menyusui. “Kebutuhan zat gizi untuk babi sangat tergantung pada tahap pertumbuhan, jenis kelamin, suhu lingkungan, kondisi induk,”ujar Budi dalam Swine Management Forum yang diselenggarakan oleh American Soybean Meal (ASA) dan Asosiasi Monogastrik Indonesia (AMI) di Surakarta Jateng, (27/9).

Pemakaian bahan baku pakan untuk babi, tambah Budi sangat tergantung pada kualitas kandungan gizi, ketersediaannya di daerah peternakan, harga, kemudahan dalam pengolahan konsistensi dan hasilnya pada babi.

Menurut pengamatan Budi, sebagian besar peternak babi di Indonesia menggunakan dedak padi sebagai bahan pakan, terutama peternak di Bali, Kalimantan Barat, Sumatera Utara dan Jawa Barat. Ampas tahu pun dimanfaatkan peternak, utamanya di daerah Jabar, Sumut dan Kalbar.

Sedangkan Bali, selain menggunakan dedak padi,”Peternak disana juga memanfaatkan limbah restoran sebagai bahan pakan untuk babi,”ujar Budi. Apaun bahan pakan yang dipakai, Budi menandaskan, agar tdapat tumbuh dengan baik, babi harus terpenuhi kebutuhan energi, protein, mineral, vitamin dan asam lemaknya.

andang