POULTRYINDONESIA, Toronto – Dosen Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro (UNDIP) sekaligus anggota MIPI-WPSA Indonesia, Asep Setiaji, S.Pt., M.Si., Ph.D., mempresentasikan hasil penelitian unggulan kampus mengenai strategi peningkatan kualitas genetik Ayam Kedu petelur dalam ajang World’s Poultry Congress (WPC) 2026 di Metro Toronto Convention Centre, Toronto, Kanada.
Ayam Kedu petelur merupakan salah satu plasma nutfah ayam lokal Indonesia yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber daya genetik unggas nasional. Penelitian ini berfokus pada pengembangan strategi pemuliaan berbasis pendekatan genetika molekuler untuk mendukung peningkatan performa reproduksi Ayam Kedu. Melalui kajian terhadap variasi genetik, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam seleksi ayam lokal yang lebih akurat, efisien, dan berkelanjutan.
Asep menyampaikan bahwa partisipasi dalam World’s Poultry Congress 2026 menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan potensi Ayam Kedu sebagai sumber daya genetik lokal Indonesia kepada komunitas ilmiah internasional.
“Kami menyadari bahwa penelitian ini masih sangat sederhana dan masih memerlukan pengembangan lebih lanjut. Oleh karena itu, kami sangat terbuka terhadap kritik, saran, masukan, serta peluang kolaborasi di masa mendatang untuk memperkuat dan mengembangkan penelitian ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2026).

Presentasi berlangsung pada 14–16 Juli 2026 sebagai bagian dari rangkaian WPC 2026 yang diselenggarakan sejak 13–17 Juli. Kongres ini merupakan salah satu forum ilmiah paling bergengsi di bidang perunggasan yang mempertemukan peneliti, akademisi, mahasiswa, pelaku industri, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk berbagi hasil penelitian, bertukar pengetahuan, serta membangun kolaborasi internasional.
Menurut Asep, kehadiran UNDIP dalam forum ilmiah internasional ini menunjukkan komitmen universitas dalam mendukung riset unggulan, internasionalisasi akademik, serta penguatan kontribusi keilmuan dalam bidang peternakan dan pertanian. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat mendukung konservasi dan pengembangan ayam lokal Indonesia, khususnya Ayam Kedu petelur, sebagai bagian dari kekayaan sumber daya genetik nasional.
Dapatkan informasi lainnya mengenai Industri Perunggasan di Indonesia dengan bergabung bersama kami di WhatsApp Channel Poultry Indonesia